Tips Mencegah Serangan Virus Ransomware pada Komputer & Laptop Windows
April 10, 2022
1
Beberapa hari kemarin saya di buat migrain oleh si virus Ransomware setelah saya menginstall software dari internet, pasalnya
semua data saya 2 Hardisk di buat rusak oleh nya. dan file tidak bisa di
pulihkan kembali, terkecuali kita bersedia membayar kepada si pembuat program
tersebut (Hacker) dengan nominal yang funtastic yaitu $980, virus
meninggalkan catatan yang di buat hacker tersebut di semua folder file.
Ini sebagai pengalaman saja, karena saya selalu beranggapan Antivirus bawaan
windows menurut saya sudah cukup yang terpenting di update. Tetapi ternyata
salah, antivirus yang saya andalkan sama sekali tidak mendeteksi virus
tersebut. Alhasil ketika saya install software yang ternyata virus, virus
tersebut tidak butuh waktu lama untuk menginfeksi file saya. Semua file yang
ada berubah menjadi ber ekstensi .uyjh yang mana virus tersebut di
indentifikasi adalah virus Ransomeware STOP djvu. Walaupun kamu coba rename
berapa kali pun file tidak akan bisa di buka. dan saya sudah coba Browsing
kesana kemari mencoba memulihkan file dan hasil nya nihil alias tidak ada cara
memulihkanya, karena memang jenis virus yang minginfeksi file saya adalah
virus online yang memiliki ID tersendiri, terkecuali jenis virus yang
menginfeksi adalah Offline file dapat di Decryption dengan Tools yang
banyak di share di website seperti EMSI Soft dan lainya.
Bagian Langkah-langkah
Baik di atas adalah sedikit cuplikan pengalaman pribadi saya yang benar benar membuat saya stress selama beberapa hari. Saya harap ini semua tidak terjadi ke kamu ya. berikut ada beberapa tips yang akan saya bagi dari pengalaman kemarin.
Langkah #1 : Hati-Hati Saat Mendownload Software
Software adalah portal utama masuknya virus, ketika software yang terinfeksi virus Ransomeware kita install virus akan secara cepat menyebar di tandai dengan banyak software yang terinstall secara otomatis. Sehingga berhati-hatilah memilih sumber penyedia software pastikan website yang kita kunjungi adalah website resmi, dan lebih baik hindari menginstall software bajakan yang memiliki file Crack, Keygen ataupun Aktivator.Langkah #2 : Selalu Melakukan Backup File Penting
Rutin mencadangkan files penting adalah hal terbaik, biasakan mencadangkan files penting di penyimpanan External seperti Harddrive External,Flashdrive atau Cloud Hosting (Penyimpanan awan) seperti Google Drive,iCloud,Box dan OneDrive.Langkah #3 : Menambahkan Antivirus Tambahan Pada Komputer dan Laptop
Seperti kita ketahui windows memiliki antivirus bawaan bernama Windows Defender namun menurut pengalaman saya pribadi windows defender kurang handal pada beberapa virus varian baru, Jadi kamu harus menambahkan antivirus tambahan agar komputer dan laptop terproteksi secara kuat. Saya disini pakai Antivirus Avast Free Version, Kenapa harus Avast? karena Avast adalah Best free antivirus di peringkat pertama menurut PCMAG.com dan juga ada proteksi khusus Ransomware. Menurut saya versi yang tidak berbayar pun sudah cukup ampuh dengan fitur yang banyak, ya tapi alangkah lebih bagus lagi berlangganan karena di avast untuk harga berlangganan termasuk cukup murah.Avast Mobile Antivirus kini tersedia di Android dan iOS.
- Download Avast AntiVirus pada Tombol di atas, Pilih Setup Avast Free Antivirus Offline
- Setelah Download selesai, Lakukukan Installasi software Avast AntiVirus
- Buka Avast AntiVirus dan pilih RUN SMART SCAN tunngu beberapa menit sampai proses selesai
- Buka menu Protection > Ransomware Shild > dan Aktifkan Ransomware Shield > Pilih Protect New Folder untuk menambahkan beberapa folder yang kamu anggap perlu di proteksi.
- Dan selesai komputer atau laptop kamu sudah terproteksi dari Ransomware oleh Avast AntiVirus.